Sabtu, 10 Juli 2010

Lomba 08 Agustus 2010

Untuk menyambut puasa, kembali Papburi Solo menggelar jadwal lomba 2 bulanannya. Seiring adanya permintaan dari peserta yang menghendaki adanya penambahan gantangan maka kitapun dalam proses upaya untuk mewujudkannya. Beberapa masukan untuk kemajuan sudah kita terima, tetapi kita akan kembalikan pada situasi dan keadaan, jika memang kepentingan itu dapat mewakili dan mampu dilakukan untuk kepentingan bersama maka kitapun senantiasa berupaya untuk mewujudkannya.
Dalam lomba kali ini akan ditambahkan kelas "Cocak hijau". Penambahan ini sebenarnya sudah diusulkan pada lomba terdahulu, tetapi mengingat kondisi gantangan di lapangan yg masih belum memungkinkan untuk Cocak hijau maka baru pada saat ini kita akan adakan, semoga lomba berikut gantangan yang termodifikasi sudah dapat kita gunakan.
Berikut brosure lomba 08 Agustus 2010 :

Minggu, 13 Juni 2010

"Superman" Raja Kenari 13 Juni 2010

Kali ini terjadi lagi dominasi kemenangan di dua kelas kenari sekaligus yaitu Reguler dan Kalitan, pembuktian ini menunjukkan adanya kekuatan performa burung yang tampil dilapangan. Seperti namanya "Superman" dan pantas juga mendapat kesempatan untuk menunjukkan kekuatan supernya. Burung yang dimiliki "2Dewi" ini mampu tampil stabil dan memang pantas menyandang juara. Runner up ditempati reguler milik Agus dengan"Loh jinawi" sedangkan kelas Kalitan ditempati "Arofah" kenari milik Susilo. Pada kelompok anis merah dimenangkan oleh "Birul Walidan", disusul "Harimurti" sedangkan kelas kacer dimenangkan oleh "Bejo" dan diikuti oleh "Putera Solo".
Pada kelompok Campuran Import dan Ciblek masih belum mampu merujuk pada animo banyaknya peserta, namun demikian " Sirkuit" ciblek milik Seno mampu memimpin diikuti jagoan "Densus 88" milik Doni SLB. Sedangkan "Panjul" jagoan campuran import milik Wenas mampu menunjukkan kehandalannya, menggeser "Anti Teror" jagoan campuran import milik Burwanto yang di event-event sebelumnya dikenal sering merajai di kelasnya.
Berikut hasil lengkap Lomba Papburi Solo & Q-maxs 13 Juni 2010



KACER    CAMP. IMPORT  
JUARANAMA BURUNGPEMILIK JUARANAMA BURUNGPEMILIK
1BEJOBEJO 1PANJULP WENAS
2PUTRA SOLOMIL-MIL 2ANTITEROR 1BURWANTO
3METEORSARMIN 3ANTITEROR 2BURWANTO
4X 3IWAN 4NINJASUKAMTO
5SASASASA 5WWWAWAN
6RAJA MANTRAEDO WS 6Juara sampai 5BEJO
7SUPERMENFAJAR 7 KAYUN
8KACERAGUS 8 KRISANTO
9BANDUNG TORAJATOPA 9 KRISANTO
10RAJA TEGANANANG 10 ANAN
       
ANIS MERAH   KENARI REGULER  
JUARANAMA BURUNGPEMILIK JUARANAMA BURUNGPEMILIK
1BIRUL WALIDAINRAIHAN M 1SUPERMAN2 DEWI
2HARIMURTIANDRI 2LOH JINAWIAGUS
3SANTANAZAZA 3SARI KUSUMANUR
4FABREGASDITAC JONBRIK 4SARI KUSUMANUR
5ANGGODOGANDEN BRITAMA 5MR BONP WENAS
6FLASDION 6AVATARDR AGUS
7WALADUN SHOLEHRAIHAN M 7RAJA IBLISMENDEM
8GARULANGITSAMSUDIN 8MP 3AGUNG
9BAIDYRUDY 9SARI KUSUMANUR
10PUMIGASIKRISWANTO 1000
 
 
CIBLEK   KENARI KALITAN  
JUARANAMA BURUNGPEMILIK JUARANAMA BURUNGPEMILIK
1SIRKUITSENO 1SUPERMAN2 DEWI
2DENSUS 88DONNY SLB 2AROFAHSUSILO
3NINGRATWARTONO 3YAKUZAJEFFRI
4BHS T D 4BADUTIDHO
5LEBAYANTOK 5SASTRORORY
6TOP SPEEDJEFFRY 6CEBRETDANAR
7RONGGO LAWESUPARDI 7JUNIORAGUS
8AGAGUNG 8PETIRGEDS
9RAMBOARI 9BABU ATIK
10HUNGHUNG2 10AMANAHSUSILO

Rabu, 21 April 2010

Memprediksi Juara Lomba Papburi

Apakah hasil penilaian tim juri cocok dan sesuai dengan hasil prediksi para peserta secara umum? Di Papburi Solo anda punya kesempatan untuk menguji kepiawaian tim juri dan kecermatan penonton atau peserta, itu karena di akhir penilaian peserta/penonton diberi kesempatan untuk menyampaikan prediksi mana yang sekiranya layak jadi juara sebelum hasil penilaian juri diumumkan
Mari kita menengok kembali kegiatan Lomba Papburi Solo 11 April 2010 yang baru saja digelar,
Pelaksanaan lomba kali ini cukup melegakan, beberapa pelomba dan penggemar terlihat nyaman dengan duduk “lesehan” mengelilingi gantangan lomba, sesekali terdengar derai tawa sebagai respon pada jagoannya yang sedang berlaga. Memang sudah menjadi ciri khas Papburi Solo dalam menjamu pengunjungnya dengan alas tikar sederhana dan terkesan santai dengan dilengkapi pesanan minuman cepat saji. Lomba non teriak ini dari waktu ke waktu semakin mendapat perhatian, beberapa pengunjung sempat meminta agar lomba semacam ini dapat digelar di daerahnya. Mungkin saja itu terjadi mengingat kebutuhan pelomba adalah kepuasan untuk mengamati jagoannya berlaga
Papburi Solo seolah menjawab keinginan itu,
peletakan dasar konsep penjurian Papburi menjadi daya tarik kalangan pelomba untuk mencoba dan mengikuti. Diungkapkan ketua Papburi Solo, Puguh Widyatmoko pada kesempatan istirahat, bahwa kepuasan pelomba terletak manakala jagoannya dapat tampil maksimal di lapangan, Kita mencoba memberikan alternatif dengan memberikan gantangan yang terjangkau pengamatan serta mengurangi kemungkinan adanya gangguan terhadap burung yang sedang berkicau, sehingga dalam pelaksanaannya dimungkinkan bukan hanya juri saja yang menilai tetapi pelomba dan penontonpun dapat memberikan prediksi kemenangan.
Selain dasar dan format
penjurian yang benar benar berbeda dan tidak
asal beda ini menjadi daya tarik penggemar, perbedaan lain adalah mendidik agar peserta senantiasa tertib dan tidak berteriak apalagi sampai cenderung "urakan". Dan hal ini sudah berhasil meskipun tidak perlu pagar pembatas dan juga tidak perlu petugas khusus yang mengawasi.
Semua dijalankan dengan penuh kesadaran, bahkan teguran dan himbauan justru sering datang dari kalangan penonton sendiri bilamana merasa terusik suara lain yang dianggapnya mengganggu, sehingga kesempatan menikmati kicauan benar benar terjaga dengan suasana yang lebih tenang.



REVIEW PEMENANG
Pada kelas tanbahan Cendet, "Power Full" milik Handi Ho-ho dari Solo Baru tak terkalahkan. Kemenangan ini wajar, mengingat "Power Full" memang menjuarai beberapa event lainnya. Di kelas kacer, "Ronce-ronce" menjadi juara diikuti oleh "XXX" milik One-One Wonogiri yang digantang oleh Wisnu dari Sukoharjo.
"Kapak Merah" milik Wagiman serta "Garulangit" milik Samsudin dari Duta PKM Klaten menjadi juara dan runner up Anis merah, disusul debutan baru "Paramex" milik Supadi. Sementara itu kelas kenari dikuasai oleh Bayu dari Gunung Kidul dengan "Bom Waktu" mampu menguasai dua kelas yang berbeda baik Reguler dan Kalitan, disusul "Pelita Harapan" milik Sulistyo dari Sukoharjo yang tampil mantap sebagai runner up kelas reguler, sedangkan runner up kelas kalitan dimenangkan Susilo dengan"Tedun" Satu lagi kelas campuran import dimenangi oleh "Anti teror" milik Burwanto alias Subur Depok yang menjadi juara bertahan dua kali berturut turut disusul "Super Star" jagoan milik Bayu.

Tabloid Mingguan Agrobis Burung minggu ke IV April 2010

Minggu, 11 April 2010

Papburi Q-max's Papburi Solo 11 April 2010

Kembali kegiatan Lomba Papburi Solo digelar, masih di tempat yang sama di Ndalem Ngabeyan Baluwarti Solo. Yang menjadikannya berbeda adalah penambahan kelas yang ditawarkan secara polling kepada penggemar. Kali ini kelas Cendet pada ranking pertama disusul kelas Ciblek. Penambahan kelas alternatif ini melengkapi lima kelas terdahulu yang hingga saat ini belum tergeser, yaitu Kenari Reguler, Kenari Kalitan dan Campuran Import, sedangkan Q-max's nya masih bertahan dengan kelas Anis Merah dan Kacer.
Lima kelas ditambah satu kelas alternatif ini oleh Papburi Solo sengaja di selenggarakan agar setiap usulan kelas-kelas tertentu dapat terwakili.

Berikut daftar pemenang lomba Papburi Solo 11 April 2010



KELOMPOK ANIS MERAH KELOMPOK KENARI REGULER
JUARAPEMILIKNAMA BURUNG JUARAPEMILIKNAMA BURUNG
1WAGIMANKAPAK MERAH 1BAYUBOM WAKTU
2SAMSUDINGARULANGIT 2SULISTYA WPELITA HARAPAN
3SUPADIPARAMEX 3MENDEM MENTALRAJA EBLES
4RUDY GBEBY 4DEKAGEDS
5EKOROBO BIRD 5YUSAC-DC
6BONARCIKEAS 6M ADRIANCOWBOY
7GENDUTBON JOVI 7HANDI HOHOMARIO
8ANDREBONYOK 8JEFRYSINGA MAS
9SOLEHANSONIC 9BOWOSUPERNOVA
10ANDRI 63HARIMURTI 10KAYUNPELITA HARAPAN
KELOMPOK KACER KELOMPOK KENARI KALITAN
JUARAPEMILIKNAMA BURUNG JUARAPEMILIKNAMA BURUNG
1YUS RONCE2 1BAYUBOM WAKTU
2ONE-ONE XXX 2SUSILOTEDUN
3NANANG RAJO 3M ADRIANCOWBOY
4ENOT ALTECO 4DEKAGEDS
5MBO MBO BLACK ANGEL 5EDYSI MANIS
6AGUS DRAGON 6MENDEM MENTALRAJA EBLES
7YOYOK SIBLACK 7GOLDEN BOYBERNARD
8EKO BELONG KAMPUT 8BAYUBOMWAKTU II
9AJAR MATRIAL 9WIDJI UTAMAJEBRIX
10JOKO GAGAK RIMANG 10BOMBERANDI DRA
KELOMPOK CENDET KELOMPOK CAMP. IMPORT
JUARAPEMILIKNAMA BURUNG JUARAPEMILIKNAMA BURUNG
1HANDI HOHOPOWERFUL 1BURWANTOANTI TEROR
2HERUJUPITER 2BAYUSUPER STAR
3ELIAS JIE SAM SOE 3WENASPANJUL
4RULLYGOKIL 4ANDISUPER ONE
5ANDRIANRAJAWALET 5PAK PHEPPE 1
6BERTNARDAK 47 6HANDI HOHOPOWER
7HANDI HOHOPEJUANG 7BOWOBMW
8HANDI HOHOOURORA 8SULISTYOPELITA
9WIJIYUNIOR 9ANDISTAR ONE
10DONADONI 10BLACKDIMAS

Minggu, 04 April 2010

Hunting Pasar dan Penggemar Papburi Solo

Istilah "Hunting" bukan saja dimiliki kalangan fotografer, kitapun kalangan perburungan sering mengungkapkan . . .
Saat saat hari libur pengurus Papburi Solo secara berkala mengunjungi beberapa peternak, pemaster, penggemar sampai interaksi jual beli dan pasar
Hal ini diarahkan untuk menepis adanya kesalahan non teknis dan persepsi kalangan perburungan khususnya kenari berkaitan dengan harga pasar, strain ataupun animo masyarakat akan perburungan. Kesempatan kali ini dimulai dari pasar Depok, Solo, yang dikenal sebagai pasar burung yang cukup besar dan ramai. belum lagi adanya rencana pelebaran wilayah pasar yang kemungkinan akan segera direalisasikan.

Selain melirik keberadaan pasar Depok kitapun juga mengunjungi kios mas Ponco sebagai Sekretariat Papburi Solo yang saat ini juga di wilayah pasar Depok. Sejak awal Kios mas Ponco menjadi pilihan kita karena selain letaknya cukup strategis, tetapi juga adanya support dan kontribusi dari mas Ponco sendiri yang begitu besar untuk Papburi Solo. Letak kios mas Ponco di sebelah Kantor Lurah Pasar, tepatnya di Blok AA-15 pasar Depok, Solo.

Saat sekarang di kiosnya terpampang alamat puluhan peternak aktif wilayah Solo dan sekitarnya, juga berbagai macam kaset dan CD master untuk burung. Pertumbuhan komuninas perburungan menjadi pengamatannya sehari hari, termasuk beberapa permasalahan mengenai perburungan selalu dijawabnya dengan relax dan selingan gurauan, maka tak heran jika obat-obatan produksi dari Dr Edi Boedi Santosa dipercayakan padanya untuk di pasarkan kepada penggunanya.

Dalam hal penyediaan obat ini secara khusus mas Ponco memberikan tip tip tertentu sebagai wujud konsultasi, bahkan disediakan pula semacam catatan panduan dalam pengobatan, bahkan secara luas berbagai wilayah lain juga dapat memesan obat ini melalui kiosnya atau di nomor
hp. 08122623420

Bagi yang berkepentingan ke pasar Depok luangkan waktu untuk mampir, sembari menengok kegiatan terbaru Papburi Solo, dan tentunya sebagai silaturahmi sesama penggemar burung.

Papburi Solo dalam hal ini secara terbuka juga mengajak berbagai kalangan komunitas perburungan untuk menjalin sebuah kekompakan untuk mencapai sinkronisasi antara kalangan penggemar dan komunitas perburungan secara luas, kami berharap dengan program Hunting ini dapat semakin mempererat persaudaraan.
Kami menunggu respon, kesiapan dan tanggapan anda agar kami dapat mengunjungi dan kitapun dapat bergerak dinamis dalam memperoleh kepuasan akan hobby dengan cara yang lebih bersahabat.

Minggu, 28 Maret 2010

Kalitan dan Reguler Versi Papburi

Perkembangan pemerhati jenis kenari menunjuk kepada kita akan jenis dan kualitas yang berbeda, tidak luput pula jenis burung kenari ini juga menimbulkan beberapa pendapat akan bentuk dan body yang dihasilkan. Sebagai contoh yang dikenal di kalangan penghobi kenari adalah nama nama seperti F1,F2,AF dan nama lainnya seperti lokal super. Yang akan diangkat sebagai pembahasan akan adanya penggolongan jenis tertentu terkait dengan lomba Papburi adalah bentuk fisik dari kenari dan terlepas dari keturunannya. Memang jenis tertentu seperti keturunan jenis Yorkshire tentu tidak akan melenceng dari besarnya postur. Lalu bagaimana jika itu keturunan jenis Gloster, Lizard atau keturunan lain yang berpostur kecil. Argumen sebagian besar di kalangan penggemar adalah F1, F2 yang identik dengan postur besar karena dianggapnya sebagai keturunan Yorkshire, hal ini perlu diluruskan bahwa jenis F (Filial) adalah nama keturunan, selanjutnya jenis apa yang menurunkan tentu tidaklah identik dengan kenari besar. Berkaitan dengan lomba Papburi dikenal dengan istilah Kelas Reguler dan Kelas Kalitan. Sebagai penjelasan dari pembagian kelas dan berangkat dari kesimpulan di atas adalah sebagai berikut :

KELAS REGULER
Kelas ini diarahkan untuk jenis jenis burung kenari besar dan keturunannya, inipun tidak menutup kemungkinan bahwa keturunan kenari kecil untuk masuk kelas ini. Secara nyata bahwa besarnya postur kenari dianggap mempunyai sisi keistimewaan pada tingkat volume dan mental. Dari beberapa pendapat lama mengatakan bahwa ini dianggapnya sebagai kelas yang bergengsi di Papburi, sebenarnya itu tidaklah demikian. Papburi hanya menggolongkan jenis kenari berdasarkan besarnya postur untuk mengikuti kelas ini, selanjutnya untuk kualitas tetap diperhitungkan secara keseluruhan dalam rekap penilaian.

KELAS KALITAN

Untuk kelas ini dahulunya ditujukan untuk penggemar pemula yang belum begitu banyak mengenal berbagai keturunan jenis kenari, sehingga pendapat akan kenari lokal yang perpostur kecil dan banyak dijual di pasaran seakan hanya mampu mengikuti kelas ini. Tujuan penggolongan jenis ini sebenarnya lebih dari itu, arahan ke depan untuk menemukan jenis kenari kecil yang berkualitas lebih diprioritaskan, sehingga seharusnya tidak ada lagi kelas Kalitan ini sebagai pilihan ke dua. Para pemerhati kenari sudah mengisyaratkan bahwa banyak jenis kenari kecil yang mempunyai kualitas, termasuk kenari lokal. Persilangan jenis lokal dengan Gloster, lizard atau Spanish Timbrado seharusnya dapat ikut andil di kelas ini, Yang membedakannya dengan kelas Reguler adalah posturnya saja dan bukan kualitas, sehingga kenari besar tidak boleh mengikuti kelas ini hanya didasarkan pada pembawaan dan sugesti akan pendapat kenari besar mempunyai suara lebih lantang dan penampilan yang lebih gagah

Sabtu, 13 Maret 2010

Mekanik Kenari Solo

Memaster atau membuat kenari isian adalah hal yang sangat mengasyikkan, disamping hasilnya mempunyai nilai ekonomi tinggi, tetapi pastinya bisa memuaskan hati. Begitu pula yang dilakukan Rudy yang nama lengkapnya Rudy Tri Kadaryanto, yang lahir di Solo tgl. 21 Maret 1978 ini.
Meskipun pekerjaan sehari harinya adalah seorang mechanic mobil/motor dia juga tidak lupa mengotak atik kenari kesayangannya, hal ini memberikan inspirasi dan semangat untuk bekerja sambil mendengar kicauan kesayangannya.

Sejak kecil pria ini sangat menyukai kenari, bahkan pernah breeding beberapa kenari import tetapi karena beberapa pertimbangan saat ini memfokuskan kegiatannya untuk menjadi mekanik kenari, yang tercakup segala kegiatan pemasteran, harapannya untuk membuat sebuah jago kenari lomba dibuktikan dengan beberapa hasil masterannya yang cukup potensial di arena lomba.
Memaster tidak hanya ditujukan untuk jenis kenari besar, tetapi kenari kecilpun bisa dimaster, Kenari tergolong burung cerdas asalkan kita pandai pandai dalam memaster, ungkapnya
ditambahkan bahwa beberapa keturunan tertentu diburu orang sebenarnya juga karena kualitas yang dimiliki keturunan itu untuk mampu menampilkan kelebihannya. Terlepas dari dari polesannya terhadap kenari lomba, tentunya hasilnyapun OK dan lebih lagi ditambah rasa kepuasan apabila berhasil sesuai harapan.

Berkaitan dengan aktifitasnya sehari hari, pria yang akrab dipanggil Rudy ini cukup mempunyai peranan besar di Papburi Solo, kegiatan demi kegiatan diikuti sehingga kadang harus merelakan waktu luangnya untuk bersama sama terjun dalam kegiatan. Posisi sebagai juri utama Papburi Solopun disandangnya, tidak heran beberapa ulasan dan pertanyaan sering mengiringi kegiatan mechanicnya. "Mobil dan kenari sama sama perlu mechanic khusus kalau kita ingin menelusuri jalur modifikasi", kelakarnya menutup pembicaraan.