Minggu, 09 Januari 2011

Lomba Awal Tahun Best of The Best

Seperti telah diprediksi sebelumnya lomba awal tahun ini sangat meriah, peserta yang hadir terbilang lengkap dari berbagai wilayah, meskipun harus berspekulasi dengan musim penghujan namun tidak menyurutkan semangat tahun baru rekan kicauan.

Lomba berjalan lancar, beberapa pemerhati sudah mulai cukup kritis pada hasil penjurian sehingga kontrol penjurian senantiasa terupdate dan terkondisi untuk lebih transparan. Ada sedikit kesalahan penyampaian hasil Best of The Best kali ini yang akhirnya sudah diklarifikasi pada saat bersamaan, namun karena kelas "BOB" jatuh pada penghujung lomba maka bersama ini perlu kami klarifikasi ulang bagi yang terkait.


Adalah Bayu dengan andalannya "Takdir Hijau" mampu membuktikan kemampuannya dengan merebut juara pertama di kelas Ebod Canary, dan belum cukup dengan itu "Takdir Hijau" juga mampu merebut mahkota kejuaraan Best of the Best Papburi Solo 2010 di kesempatan kali ini.
Berikut hasil lomba Best of the Best Papburi Solo 2010 yang diselenggarakan tanggal 09 Januari 2011



BEST OF THE BEST    
JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1TAKDIR HIJAUBAYUGUNUNG KIDUL
2ARISTOKRATWENASSOLO
3KLANTINGINUJOGJA
4GOLDEN BOYPURWANTOSOLO
5NESUM DORMAADI BERKATSOLO
6EKSOTIKKESYA TIARAJOGJA
7GOLDEN BOY 2BURWANTOSOLO
8WALJINAHIWAN TATOSEMARANG
9GEMBULERFANKARTASURA
10PLAT AD LWAWAN CITRAKLATEN
    
EBOD CANARY   
JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1TAKDIR HIJAUBAYUGUNUNG KIDUL
2KLANTINGINUJOGJA
3GOLDEN BOY ISUBURSOLO
4SOLUNAPAK KOKOKLATEN
5GOLDEN BOY IISUBURSOLO
6PETEPAK KOKOKLATEN
7ZEUSTHEOJOGJA
8BOMBASTISWILLIAM THKLATEN
9WALJINAHIWAN TATOSEMARANG
10KEY SENDRADEDANGKLATEN
    
OLYMPIADE KENARI   
JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1BOMBASTISWILLIAM THJAKARTA
2INSANIGONTARSOLO
3MR. BOND 2WENASSOLO
4GEMBULERFANKARTASURA
5VLCBUDI VLCSOLO
6PLAT AD LWAWAN CITRAKLATEN
7TREYUHWIDIANSUKOHARJO
8WALJINAHIWAN TATOSEMARANG
9SK PAK NURJOGJA
    
    
CAMP. IMPORT   
JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1SUPER STARBAYUGUNUNG KIDUL
2BIRDYIWANSOLOBARU
3PETRUKPUTUTCOLOMADU
4DOREMIANTOK 999SRAGEN
5RAJA LAPASMINGCIPINANG
6BERKATADI BERKATSOLO
7MOTIVATORANDISOLO
8SEMAR MESEMMENDEMKLATEN
9KODHOKODHOPALUR
10VOICE OF ART 2WENASSOLO





ANIS MERAH   
JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1ANANDIJOGJA
2SLASHBILLYSALATIGA
3BCLJAROTWONOSARI KLATEN
4ZARIMAAGUS GRAMBELANSOLO
50YONOSOLO
6AC DCRIFKISOLO
70ANDI GTX / OONGJOGJA
8AVATARDITASOLO
9PARAMEXSUPARDISOLO
10SIMONOANTO 999SRAGEN
    
KACER   
JUARANAMA BURUNGPEMILIK 
1 DALIMUN TOMO  
2 UNDERDOG ANGGA  
3 BUKAN UNGGULAN ANGGA  
4 PAJERO ADI BERKAT  
5 LEO IMUS  
6 XL RIAN  
7 LAVIDA JEFRY  
8 KRUCIL SUMANTO  
9 METEOR SARMIN SATE  
10 TEPLOK AGUS GRAMBELAN  
    
COCAK HIJAU   
JUARANAMA BURUNGPEMILIK 
1ALTERILUDI 
2KUNCENP SETO UNS 
3VENUSJAROT 
4MELONMONIKA & BIMO 
5PINGGIRBAMBANG S 
6BINTANG LAUTPAK BOBBY 
7TELOLUDI 
80ARI 
9PPLPSINDU 
100SENO 
   

Sabtu, 18 Desember 2010

"BOB" Papburi Solo menunggu di 2011

Tidak seperti biasanya di tahun tahun yang lalu gelar "BOB" (Best of The Best) selalu digelar di akhir tahun yang sama. BOB Papburi Solo periode 2010 kali ini digelar di awal tahun 2011, seperti disampaikan sebelumnya dengan adanya rentetan kejadian bencana Merapi yang sempat berdampak penundaan beberapa event lomba, kamipun bersimpati dan memberikan kesempatan kepada pemenang 10 besar kelas Kenari untuk bisa mengikuti BOB tahun ini. Best of The Best diharapkan dapat menemukan juara sejati dalam periode 1 tahun, dimana kami memberikan kesempatan bagi 10 besar pemenang di event lomba yang terlaksana di sepanjang tahun 2010.
Selain itu Papburi Solo juga memberikan hadiah pembinaan sebesar 1 juta rupiah untuk ditambahkan pada juara pertama BOB kali ini, sehingga pemenang pertama BOB akan mendapatkan hadiah sebesar Rp. 2.000.000'- dari total hadiah sebesar 12 juta rupiah.
Pada kelas Q-maxs juga dibuka kelas Anis Merah, Kacer dan Cocak Hijau, hadiah sebesar 1 juta juga sudah menanti juara pertama kelas Anis merah

Ikuti dan raih kemenangan ... jika belum terdaftar pada data 10 besar 2010, silahkan mengikuti terlebih dahulu kelas Olimpiade ataupun Ebod Canary untuk kemudian mendapatkan kesempatan langsung untuk mengikuti BOB dan meraih hadiahnya

Berikut brosure lomba bertajuk Best of The Best Papburi Solo 09 Januari 2011

Minggu, 12 Desember 2010

Semarak Kicauan Penghujung Tahun

Lomba kali ini meskipun terlaksana dengan cuaca yang panas, mendung dan sempat sedikit gerimis silih berganti namun kondisi lapangan yang ditempatkan dalam bangunan rumah yang nyaman tidak sempat menimbulkan kekhawatiran peserta, apalagi pelaksanaan lomba kali ini didukung dengan penerangan lampu yang cukup memadai. Beberapa pendapat mengusulkan adanya pelaksanaan lomba di setiap bulannya, sehingga Papburi Solopun berusaha menjawab dengan menempatkan pelaksanaan BOB di bulan Januari mendatang, hal ini sekaligus untuk mengevaluasi kemungkinan Papburi Solo bisa menyelenggarakan lomba di setiap bulan di masa masa mendatang.
Seperti yang telah diprediksi musim import kenari mempengaruhi kondisi penggemar kenari, beberapa sempat melontarkan perencanaan tentang produk produk yang mungkin akan dihasilkan di masa mendatang.
Dalam lomba kali ini 2 kelas diborong sekaligus oleh Bayu dari Gunung Kidul yang selama ini memang sering menempatkan posisi terhormat jawaranya di Papburi Solo. Dengan jagoan gres besutan baru yang dikatakan hanya sebagai pengganti dari jagoan yang diunggulkan ternyata mampu meraih tangga juara pertama di kelas Reguler mengungguli rival "Golden Boy" milik Burwanto, sementara juara bertahan "Superstar" juga mampu menampilkan performa terbaiknya sehingga juga mampu meraih lagi posisi ranking pertama di kelas Campuran Import. Sementara di kelas Kalitan dimenangkan " KP" kenari kecil yang potensial milik Jarot.
Di kelas Q-max tidak kalah meriah dengan munculnya " BCL" Anis Merah milik Jarot yang kembali berkibar, juga debutan baru " Dalimun" milik Tomo mampu mengekpresikan kemampuannya bergaya dan berkicau di kelas Kacer, begitu pula " Gadai" milik Yafet mampu memaksimalkan penampilannya sehingga meraih posisi terhormat di kelas Cocak Hijau.

Berikut hasil Lomba tanggal 12 Desember 2010
KELOMPOK KENARI REGULER


JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1TAKDIR HIJAUBAYUWONOSARI
2GOLDEN BOY I BURWANTOSOLO
31234RORYCOMAL
4SKPAK NURJOGJA
5GOLDEN BOY IIBURWANTOSOLO
6RODAL GILASMENDEMKLATEN
7DECOPAK WJOGJA
8SK PAK NURJOGJA
9RODA MERAPIMENDEMKLATEN
10VULCANOSUSILOKLATEN

KELOMPOK KENARI KALITAN


JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1KPJAROTKLATEN
2ABU VULKANIKSUSILOKARANGANYAR
3PANGERANTARIKLATEN
4AMDWAWAN CITRAKLATEN
5RODAL GILAS MENDEMKLATEN
6ALVI 1YANTOSRAGEN
7BERKATADI BERKATSUKOHARJO
8PBBRAMASUKOHARJO
9WOOD PECKERSUSILOKLATEN
   

KELOMPOK CAMP. IMPORT


JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1SUPERSTARBAYUGUNUNG KIDUL
2MOTIFATORANDISOLO
3BOCAH TUA NAKALIWAN SOBASOLO
4MISTERI MERAPINASWAJOGJA
5TONG SAM CONGIWAN SOBASOLO
   

KELOMPOK ANIS MERAH


JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1BCLJAROTKLATEN
2MENEBAR BADAIAGUS SUPRAJOGJA
3SONGGO LANGITYOYOKSOLO
4AC DC RIFKISOLO
5JABRIKKOKOSOLO
6TRONDOLDR. AGUSSOLO
7GARU LANGITSAMSUDINKLATEN
8MATRIXMR. KAMTOKLATEN
9DADUARISOLO
10REWO REWOFREDYSOLO

KELOMPOK KACER


JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1 DALIMUN TOMO SOLO
2 MARIDJAN PAK KOK JGJA JOGJA
3 KMX BG PAVING SKH
4 CAH NDESO PAK KOK JGJ JOGJA
5 PAJERO ADI BERKAT SKH
6 CENGGER ARIS NGUTER
7 LAVIDA JEFRY SOLO
8 OSCAR BAGONG SOLO
9 BANGGELAN CANDRA KARTOSURO
10 YAKUZA KOKO SKH

KELOMPOK COCAK HIJAU


JUARANAMA BURUNGPEMILIKALAMAT
1GADAIYAFETSOLO
2PETIRPAK DARMOKLATEN
3SIMBADBAGAS BRILIANTKLATEN
4OSCARNOVI/BAGONGSOLO
5CAP SAJAMBULSUKOHARJO
6CAHAYAAGUNGBOYOLALI
7BOORODYUSUFSOLO
8KOLOR IJOBUDI VLCSOLO
9BUTO IJODR. AGUSSOLO
10KIRANAGIYANTOBOYOLALI

Selasa, 23 November 2010

Kriteria Penilaian Papburi dalam Teknik Pelaksanaan

Sebagaimana telah kita ketahui bersama ( terutama kicaumania yang sudah terbiasa ikut lomba di event Papburi ) bahwa Papburi menentukan burung peserta lomba yang berhak menyandang gelar juara  dinilai dari lima aspek yaitu : Variasi/irama lagu, Panjang pendek lagu, Volume suara, Kerajinan /durasi kerja, dan Gaya/penampilan burung.
Variasi/irama lagu mempunyai bobot nilai yang paling tinggi ( range nilai 4 – 9 ), disusul aspek panjang pendek lagu ( range 4 – 8 ), kemudian aspek volume suara ( range nilai 4 – 7 ), selanjutnya aspek kerajinan/durasi kerja ( range nilai 4 – 7 ), dan terakhir aspek gaya/penampilan ( range nilai 4 – 7 ).
Dari lima aspek tersebut ada tiga aspek yang menurut Papburi sebagai nilai utama yang penting yaitu Variasi/irama lagu, Panjang pendek lagu, dan Volume suara. Sehingga bila ada peserta lomba yang kebetulan mempunyai nilai total yang sama maka penentuan pemenang akan dilihat dari nilai tertinggi prioritas pertama yaitu aspek Variasi/irama lagu. Baru kemudian Panjang pendek lagu,Volume suara, Kerajinan, dan terakhir Gaya/penampilan.

Mungkin yang belum banyak diketahui oleh publik adalah setiap juri yang bertugas pada saat lomba hanya menilai tiga aspek saja. Misalnya juri A menilai Variasi lagu, Panjang pendek lagu, dan Kerajinan.; Juri B menilai Volume, Variasi dan Gaya ; Juri C menilai Volume, Panjang pendek lagu, Kerajinan Dan Juri D menilai Variasi, Panjang Pendek, Gaya.
Sistem penilaian tersebut yang dipergunakan oleh Papburi Solo karena memang pakem penilaian Papburi seperti itu meskipun pada awalnya Papburi menggunakan teknik pelaksanaan dengan setiap juri menilai lima aspek kriteria sekaligus. Pertanyaannya mengapa Papburi Solo hanya memakai 3 kriteria penilaian saja untuk setiap juri? Secara akumulatif sebenarnya 3 penilaian ini sudah memenuhi target kelima kriteria tersebut. Kilas balik berjalannya waktu ketika teknik penjurian ini dijalankan sudah dipertimbangkan dengan berbagai alasan yaitu :

  • Karena hasil akhir sistem penilaian ini terbentuk dan dijalankan dengan sistem ranking dari semua nilai peserta 1 - 60  maka juri perlu lebih konsentrasi pada lap- perlap untuk menentukan 10 besar. Dengan adanya 3 kriteria nilai ini juri diharapkan akan lebih vokus pada tugasnya sehingga penilaian akan lebih akurat.
  • Dengan pembagian tugas masing-masing juri ini akan mempermudah sarana kontrol dan distribusi waktu pada juri untuk mengaplikasikan pengamatannya menjadi bentuk nilai.
  • Untuk pertimbangan sistem yang lebih fairplay dimana apabila ada kesalahan salah satu juri tidak akan bisa mempengaruhi atau memenangkan salah satu peserta lomba

Pelaksanaan teknik penjurian ini sudah melalui Diklat Juri Papburi beberapa waktu lalu di Yogyakarta dengan diprakarsai antara lain oleh Bapak Wawan dan Om Kian Sing dan beberapa tokoh peletak dasar sistem penjurian ini diciptakan. Setelah dipelajari dan dievaluasi akhirnya teknik itulah yang dipakai Papburi sampai sekarang menggantikan teknik pelaksanaan penilaian satu juri yang menilai lima aspek sekaligus.

Sependapat dengan itu menurut Ketua Papburi Solo om Puguh Laropstars, dengan cara penilaian satu juri menilai tiga aspek ini akan membuat juri semakin fokus dalam menilai burung, memperoleh waktu yang cukup, dan yang lebih penting dengan teknik tersebut akan meminimalisir juri untuk berbuat salah. Seorang juri tidak akan bisa menambah ataupun mengurangi nilai menurut kepentingannya sendiri dan apabila itu terjadipun tidak akan bisa memenangkan salah satu peserta, karena penilaian 1 juri yang salah tidak akan bisa memenangkan penilaian dari juri lainnya,” kata om Puguh Laropstars. “
Om Puguh juga mengingatkan perlunya diklat ataupun workshop juri yang berkesinambungan agar semua permasalahan yang mungkin timbul bisa diatasi dan diantisipasi. Mohon juga suatu ketika Papburi berkembang di manapun agar menggunakan dan menjaga sistem dan teknik penilaian ini untuk dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dengan melalui penyampaian yang benar dan jelas.


Senin, 22 November 2010

Lomba Penutup Tahun 2010

Dengan berbagai pertimbangan dan usulan event "Best of The Best" yang biasanya dijadikan sebagai lomba penutup di setiap tahunnya pada tahun ini direncanakan akan diundur pada bulan Januari 2011. Hal mendasar yang menjadikan tertundanya event BOB adalah karena memberi kesempatan pada pemenang lomba tahun ini yang beberapa waktu lalu sempat terkena imbas bencana erupsi gunung Merapi agar bisa mendapat kesempatan cukup untuk mempersiapkan jagoannya.
Berikut brosure lomba 12 Desember 2010 :

Kamis, 28 Oktober 2010

Semangat dan Ekspresi AGF Solo

Impian mas Agung untuk mendesain tata letak penangkarannya jadi kenyataan, dengan semangat dan ketekunan rupanya hasil breeding lebih terlihat nyata. Rumah baru yang dibelinya merupakan serangkaian dari hasil usahanya beternak kenari. Kini dengan menempati rumah sendiri tentu saja ide ide barunya semakin muncul, beberapa penempatan sangkar penangkaran semakin rapi dan tertata, memang harapannya ingin membuktikan bahwa dengan beternak kenari akan mampu menopang hobby dan membantu kebutuhannya. Beberapa saat lalu mas Agung melepaskan masa lajangnya, ternyata tidak merubah semangat untuk senantiasa eksis di penangkaran, bahkan semangat itupun kian bertambah.


Beberapa gantangan membujur lengkap dengan sangkar tergantung semakin memperlihatkan perubahan dan semangat pria yang terlahir tanggal 16 Desember 1970 ini untuk memperbaiki tata letak penangkarannya. Memang dahulunya sempat mengeluhkan adanya tempat yang kurang memadai, sehingga beberapa tahun harus menyewa tempat khusus untuk penangkaran kenarinya. Sekarang tidak akan mempermasalahkan lagi, dengan rumah dan pendamping barunya kini mas Agung kembali berusaha memulihkan beberapa materi penangkaran yang beberapa waktu lalu memang sempat terbagi dengan renovasi dan resepsinya.


Beberapa konsep gantangan penjemuran bertingkat untuk menyiasati lahan terbatas berhasil diwujudkan, bahkan ternyata cukup efektif, ujarnya.
Saat "Hunting Peternak Papburi Solo" datang ke rumahnya di Sambirejo RT 05/IX Mojosongo, Solo terlihat mas Agung sedang meracik biji bijian makanan untuk kenari. Ternyata memang perlu adanya pengaturan komposisi bijian ini, karena sangat berpengaruh pada kualitas kenari, " beberapa kenari memang berbeda kebutuhan akan makanannya, kita mesti atur dan bedakan komposisi makanan kenari dengan melihat kondisi misalnya, kenari yang normal, kegemukan, mengeram sampai pada kenari sakit", katanya memperjelas. Di sekitar rumahnya terlihat juga beberapa pengrajin sangkar, hal ini semakin menjadi penyemangat juga. " Saya menikmati lingkungan di sini, salah satunya karena dengan lingkungan penghobi burung di sekitarnya, memang di sekitar jln Lawu Timur IV ini terdapat beberapa pengrajin sangkar dan penghobi burung.

Pemilik ring AGF dengan kontak 08179496958/02712181188 ini berpesan bahwa untuk menekuni bidang penangkaran jangan hanya bersemangat apabila mempunyai materi burung bagus dan mahal saja, tetapi naluri ketekunan sangatlah berpengaruh. Hal yang masuk akal, terbukti keberhasilan kadang dimulai dari sesuatu yang sederhana termasuk materi penangkaran. Naik turun kualitas materi adalah hal yang biasa, "
Kini saya mempersiapkan lagi beberapa materi seperti Yokshire, F1, AF, Gloster, F1 Border dan sebagainya untuk modal penangkaran, mudah mudahan mampu meraih sukses seperti beberapa saat lalu semasa lajang di rumah lama", katanya sambil tersenyum mengakui bahwa beberapa saat memang sedikit menurun karena kondisi dan situasinya.
Hanya keberhasilan yang sedikit tertunda mas Agung, karena kini dengan rumah baru, pendamping baru . . mudah mudahan semakin menambah semangat dan keberhasilan.

Sabtu, 16 Oktober 2010

“Jejak Juara Papburi”

Tujuan diadakannya lomba Papburi adalah melahirkan burung burung berkualitas yang mampu berbicara mewakili kriteria burung yang baik dari beberapa sisi. Dengan penilaian yang diakumulasikan secara menyeluruh berhasil diwujudkan polesan terhadap burung yang awalnya diukir melalui lomba pemandu bakat ala Papburi ini ternyata berlanjut dan bahkan mampu berbicara banyak di event luar Papburi.
Juara Papburi yang sudah mampu mengukir prestasi di beberapa ajang lomba antara lain Roda Gila, Ken Sam Rock dilanjut Taliban, Stroberry juga Lokomotif. Beberapa waktu lalu menyusul Mr Green yang mencoba tantangan di event luar Papburi, tidak lama kemudian Angel2 yang harus berpindah tangan ke Sumatra. Fenomena ini tak luput dari perhatian penggemar yang semakin jeli untuk memanfaatkan moment lomba Papburi, karena di setiap pelaksanaannya sangat memungkinkan untuk dapat mengamati kinerja burung dengan lebih dekat dan detail.
Kita flashback di tahun 2005 jagoan Roda Gila sebagai juara BOB (Best of the Best) Papburi 2005 mampu mengukir prestasi dan mengantongi 38 kali prestasi di berbagai event besar seperti kapolri Cup dan Piala Raja. Roda Gila yang memang singkatan dari Romy Danova Gila ini memang cukup jadi legend di eranya. Kenari Ken Sam Rock juga tidak mau ketinggalan, disusul Canavera 3 yang mulai berkibar.
Adalah Taliban kenari unggulan yang dinobatkan 2 event BOB Jogya dan Solo 2007 ini juga sangat potensial dan mampu bersaing mengembangkan prestasinya di berbagai ajang kejuaraan.
Lokomotif sebagai burung potensial tidak mau kalah, sebagai jawara BOB 2009 ini mampu menunjukkan kualitas burung lomba seiring kiprahnya diberbagai event lanjutan, lalu apakah semua keberhasilan ini dapat bertahan, tentu sebuah kualitas akan tetap terjaga dengan peran serta dan usaha pada burung lomba untuk mendapatkan perawatan terbaiknya. Kita masih menunggu beberapa burung potensial seperti Bom Waktu, Roda Emas juga Superman untuk bisa segera menampilkan kemampuan terbaiknya
Dari waktu ke waktu kemampuan burung burung Papburi sudah mulai dilirik penggemar luar daerah, mungkin ada baiknya kita simak bersama kemampuan mereka untuk bersaing di event lainnya.
Jika ditilik dari kriteria burung yang ditemukan yang pada dasarnya mempunyai volume, speed, panjang dan variasi lagu/ irama indah tentunya dapat dijadikan modal awal untuk mencapai puncak performanya. Mr Green kini sudah melayang ke luar daerah dengan mahar fantastis, belum bagi baru baru ini Angel2 tidak mau kalah dengan harga fantastis pula, ini semua salah satu bukti nyata bahwa burung yang berkualitas semakin terbuka untuk bisa ditemukan di Papburi dan yang lebih penting arah tujuan burung itupun mampu berbicara banyak di berbagai event lainnya